Transportasi dan Peradaban : Konektivitas Untuk Pemerataan Pembangunan

S O N I 8:22 AM


Dalam beberapa referensi, transportasi memiliki makna perpindahan manusia, barang, hewan dari suatu tempat ke tempat yang lain. Namun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang disadur secara daring, transportasi memiliki makna pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi.

Sejarah telah mencatat bagaimana hubungan tak terpisahkan antara transportasi dengan peradaban yang mana setiap era transportasi telah menciptakan peradabannya sendiri. Peradaban sebagaimana proses terciptanya bisa berasal dari berbagai faktor yang salah satunya adalah pengaruh budaya populer pada suatu masa tertentu.

Artinya transportasi tidak sesederhana perpindahan suatu barang. Namun lebih dari itu, transportasi telah membangun konektivitas antar daerah. Membangun konektivitas juga tidak sekadar alat penghubung antar daerah, namun sebagai alat pemerataan pembangunan sarana, prasarana, ekonomi, serta yang terpenting adalah membangun manusianya, transfer teknologi transportasi terbaru, membentuk aktifitas masyarakat, kemudian terciptalah budaya baru dan melahirkan peradaban baru pula.

Yang Saya ketahui perubahan budaya masyarakat dalam bertransportasi mengalami perubahan sangat positif adalah naik kereta. Saya ingat tahun 90’an ketika masih SD sering melihat acara berita di TV membahas tentang kereta yang menurut Saya itu sangat mengerikan, ada yang naik di atap gerbong, masuk lewat jendela, berdiri di sebelah pintu, dan yang paling lucu adalah ada pentas topeng monyet di dalam kereta. Seiring berjalannya waktu peraturan-peraturan yang dijalankan PT. KAI akhirnya membuahkan hasil yang sangat luar biasa dalam hal keselamatan, keamanan dan kenyamanan transportasi saat ini. Ketika Saya masuk perkuliahan adalah pertama kali Saya naik kereta dan pikiran-pikiran negatif tentang naik kereta seketika menghilang tatkala mengalami pengalaman yang luar biasa menyenangkan, pelayanan memuaskan, stasiun dan kereta sangat nyaman.

Di beberapa Negara, transportasi juga dijadikan sebagai suatu ikon yang menjadi kebanggaan tersendiri juga sebagai parameter keunggulan suatu bangsa. Seperti Shinkansen kereta super cepat milik Jepang, Monorail milik Hongkong, transportasi air seperti gondola, water bus, water taxi di Belanda dan Venesia. Sedangkan di Indonesia sendiri baru saja diresmikan MRT kemudian LRT yang nantinya bakal menjadi ikon terbaru transportasi bangsa Indonesia sedangkan keuntungannya adalah munculnya tempat pariwisata baru kemudian diikuti oleh pertumbuhan ekonomi di sekitar.

Semoga kedepannya Kemenhub dapat membawa transportasi di Indonesia semakin unggul, semakin maju, semakin berjaya di darat, laut dan udara.

Tabik...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »