Taktik 3 Center Bek Yang Menyenangkan Ala Julian Nagelsmann

S O N I 08.46
 
Pertengahan musim 2015/2016 lalu, ketika klub Bundesliga TSG 1899 Hoffenheim yang terancam degradasi setelah hanya menorehkan 1 kemenangan dalam 10 laga dan berada pada peringkat 17 atau nomer 2 dari bawah tabel klasemen. Dengan hasil tersebut tentu saja pihak direktur klub Hoffenheim melakukan pembenahan, dimulai dengan memecat pelatih kepala klub Markus Gisdol, kemudian tugas Gisdol digantikan oleh pelatih caretaker Huub Stevens hingga akhir musim. Namun takdir berkata lain, Huub Stevens yang sedang mengalami gangguan kesehatan akhirnya memutuskan untuk mundur. Kemudian, pihak klub memutuskan untuk mengorbitkan pelatih kepala skuat muda mereka Julian Nagelsmann yang pada waktu itu masih berusia 28 tahun. 

Kisah menyenangkan TSG 1899 Hoffenheim pun dimulai, misi pertama Nagelsmann adalah menyelamatkan klub dari jurang degradasi. Misi kedua Nagelsmann membawa klub tetap bertahan di Bundesliga musim berikutnya. Misi pertama sukses dilakukan dengan mengakhiri liga musim 15/16 diperingkat 15 tabel klasemen.


Pada musim ini 2016/2017 Julian Nagelsmann meneruskan keajaiban yang dilakukannya dengan rentetan hasil positif hingga Hoffenheim mampu bersaing di papan atas Bundesliga. Dalam 27 laga musim ini Hoffenheim bertengger diperingkat 3 klasemen dengan memperoleh 13 kemenangan 12 imbang dan hanya menelan 2 kekalahan, adalah sebuah kemewahan bagi pelatih muda yang belum pernah melatih tim profesional ini telah mencapai papan atas dengan klub yang musim lalu terancam degradasi, ntapsss ndan....



Lalu, apasih rahasia kesuksesan taktikal Nagelsmann musim ini? Jawabnya adalah sistem pertahanan, ya..pertahanan adalah faktor utama dalam mengarungi musim panjang bak maraton, mengutip ucapan Sir Alex Ferguson “Attack wins you games, defence wins you titles” atau menyerang memenangkanmu pertandingan, pertahanan memenangkanmu gelar. Hal ini di akui sendiri oleh Nagelsmann dengan fokus pada sistem pertahanan dengan pressing ketat, terinspirasi oleh Ralf Rangnick yang dulunya pernah melatih Hoffenheim, "Rangnick, yang sekarang berada di Leipzig, memainkan sepakbola yang menarik. Ketika mereka kehilangan bola, mereka langsung menciptakan situasi khusus agar bola kembali kepada penguasaan mereka, salah satunya dengen menekan pemain dalam situasi berbahaya. Inilah yang sedikitnya memengaruhi gaya bermain saya"
 

Pada musim ini Nagelsmann menggunakan formasi 3 bek tengah, namun berbeda dengan sistem 3bek lainnya. Uniknya permainan 3bek tengah ini sangat dominan membawa bola dalam membangun permainan dan terlihat sangat menyenangkan,mereka trio Sule, Vogt, Hubner memerankan role BPD(Ball Playing Defender) yang fasih memainkan tempo permainan layaknya gelandang, nyaman membawa bola dan tanpa rasa panik walaupun didaerah pertahanan sendiri, berikut adalah cuplikan video dan passmap atau kombinasi umpan antar pemain yang justru didominasi oleh trio bek tengah.



Artikel Terkait

Previous
Next Post »