Kotak Pandora, Gooners dan Arsene Wenger

S O N I 21.59


**peringatan**
tulisan berikut mengandung kata saru, tidak baik untuk anak, jika anda masih dibawah umur jangan lanjut membaca.

Kotak Pandora adalah mitologi dari Yunani, cerita berawal dari tokoh bernama Promotheus yang telah mencuri rahasia api milik para Dewa kepada Manusia. Karena perbuatannya, Zeus menghukum dengan menciptakan Wanita pertama dan diberi nama Pandora.
Epimetheus saudara dari Promotheus telah tergoda dengan kecantikan Pandora dan ingin menikahinya. Pada saat hari pernikahan, para Dewa memberikan hadiah sebuah kotak namun Pandora dilarang untuk membuka kotak tersebut.
Suatu hari, Pandora sangat penasaran dan kemudian membuka kotak tersebut. Setelah dibuka, dari kotak itu keluar berbagai macam keburukan (kejahatan, penyakit, penderitaan). Semua keburukan itu menyebar ke seluruh dunia dan menjangkiti umat manusia. Pandora kemudian melihat ke dalam kotak dan menyadari masih ada satu hal yang tersisa di sana: harapan.
***
Apa yang dirasakan gooner sebutan fans Arsenal saat ini, ibarat wanita yang memiliki pasangan seorang pria bajingan yang keras kepala. Sang wanita yang terus saja disakiti, dimaki, dibohongi, penuh dengan luka namun tetap saja setia dan tak bisa melepas si pria. Si wanita bercerita dengan teman-temannya, “jika terus disakiti kenapa tidak ditinggal saja?” celetuk temannya, “karena aku masih cinta” diam sejenak “aku berharap dia bisa berubah”, “wasyu” gerutu temannya dalam hati.
Lalu apa hubungannya dengan Arsene Wenger? Ya, wenger adalah kotak pandora yang telah mengeluarkan segala macam kekecewaan bagi gooner. Apa yang dijeritkan para pendukung arsenal tiap tahunnya tak pernah dipenuhi. mulai dari taktik yang usang, masalah kebugaran pemain, metode pelatihan yang kabarnya sangat keras, dan yang paling lucu adalah bursa transfer, striker tengah kelas atas, gelandang bertahan murni, dan bek tengah tangguh adalah permintaan gooners tiap bursa transfer. Dan wenger menjawab susahnya mencari pemain berkualitas (padahal beberapa pemain bernama telah pindah klub), berapapun harganya tak masalah asalkan untuk pemain yang tepat (sementara itu saga transfer pemain yang diisukan gabung tak kunjung usai, dan yang paling lucu adalah penebusan klausul Suarez £40.000.001) dan komentar terbaru wenger tentang mengurusi gaji karyawan arsenal yang mancapai 600 orang juga tak kalah lucu yang kemudian dibalas unggahan foto surat resign karena takut menjadi alasan wenger tidak mendatangkan pemain baru. Namun dari segala kekecewaan yang dirasakan para gooners, muncul harapan-harapan dihati mereka. Berharap Arsenal berubah.
Harapan dan kenyataan, harapan memang menyakitkan jika dibandingkan dengan kenyataan. Ibarat seorang penderita AIDS yang tahu tidak akan sembuh namun tetap berharap suatu saat akan ditemukan obatnya sambil terus menahan rasa sakit. Sama seperti gooners yang tahu bahwa Arsenal akan tetap pada jalan hidupnya The Arsenal Way, namun tetap berharap tiba-tiba Wenger menyuguhkan variasi taktik permainan, atau owner Arsenal tiba-tiba ngotot membeli nama besar tanpa persetujuan Wenger sama seperti yang dilakukan Abramovich ketika membeli Torres, sambil menunggu Arsenal berubah tahan saja kekecewaanmu Goons.
Masih ada sisa satu musim kesempatan untuk Wenger merubah taktiknya, memperbaiki masalah kebugaran, dan transfer besar dari manajemen. Atau malah manajemen memperpanjang kontrak Wenger? Hanya Tuhan dan internal yang tahu.
Allahu Akbar!!

untuk mengakhiri tulisan ini, ane embed kan sebuah tembang untuk kamu...iya kamu...

Artikel Terkait

First